Rabu, 19 April 2017

Selamat Datang Era Khilafah Dan Bergabunglah Bersamanya!

Tags

Khilafah 'ala Minhajin Nubuwwah

.
Tanggal 29 Juni 2014 tahun ini, untuk pertama kalinya kita mengucapkan "Selamat Datang Era Khilafah dan Bergabunglah Bersamanya". Biasanya, kita akan mengatakan sudah sekian tahun kaum Muslimin hidup tanpa naungan Khilafah. Namun tidak untuk tahun ini! Bahkan di tahun ini kita harus mengatakan: Selamat Datang Era Khilafah dan segeralah bergabung dengan Khilafah dan Imam mereka dan hiduplah di bawah naungan Khilafah, di bumi Syam yang diberkahi. Allahu Akbar!
Deklarasi Khilafah 1 Ramadhan 1435 Hijriyyah atau bertepatan dengan tanggal 29 Juni 2014 menjadi titik tolak kebangkitan Islam memasuki era atau zaman Khilafah 'ala Minhajin Nubuwwah yang telah dijanjikan oleh Allah SWT dan rasul-Nya, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
“Masa Kenabian itu ada di tengah-tengah kamu sekalian, adanya atas kehendak Allah. Allah mengangkatnya apabila Ia menghendaki untuk mengangkatnya. Kemudian masa Khilafah yang mengikuti jejak Kenabian (KHILAFAH ‘ALA MINHAJIN NUBUWWAH), adanya atas kehendak Allah. Allah mengangkatnya apabila Ia menghendaki untuk mengangkatnya. Kemudian masa Kerajaan yang Diwariskan (MULKAN ADLON), adanya atas kehendak Allah. Allah mengangkatnya apabila Ia menghendaki untuk mengangkatnya. Kemudian masa Pemerintahan Diktaktor yang bengis (MULKAN JABARIYYAH), adanya atas kehendak Allah. Allah mengangkatnya apabila Ia menghendaki untuk mengangkatnya. Kemudian masa Khilafah yang mengikuti jejak Kenabian (KHILAFAH ‘ALA MINHAJIN NUBUWWAH).” Kemudian beliau (Nabi) diam. 
(HR. Ahmad dan Al Baihaqi. Misykatul Mashabih: Bab Al Indzar wa Tahdzir, Al Maktabah Ar Rahimiah, Delhi, India, halaman 461. Musnad Ahmad, juz 4, halaman 273)
Dan inilah Khilafah 'ala Minhajin Nubuwwah yang telah dijanjikan tersebut. Khilafah Daulah Islamiyah (Islamic State) dimana Syaikh Abu Bakar Al Baghdadi hafizahullah sebagai Khalifah atau Amirul Mukminin (pemimpin kaum Muslimin di seluruh dunia) tanpa kecuali.
Beliau pun telah menjalankan salah satu misi ke-Khilafah-an yakni menyatukan umat Islam yang telah terpecah-belah menjadi sekitar 60-an negara nasionalis (yang tidak terikat satu sama lain dengan ikatan yang shahih, yakni aqidah Islam, dimana mereka selalu dihinakan, wilayahnya diduduki penjajah, darahnya ditumpahkan, kehormatannya dilecehkan, dan agamanya dinistakan).
Khilafah akan menyatukan umat Islam yang telah terpecah-belah tersebut untuk menjadi satu negara saja, yakni negara Khilafah 'ala Minhajin Nubuwwah, dimana seluruh umat Islam diwajibkan untuk bergabung bersamanya dan ber-iltizam atau berpegang teguh kepada imamnya. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW, melalui shahabat yang mulia, Hudzaifah Al Yaman.
Dari Hudzaifah bin Al Yaman Radhiallahu ‘anhu beliau berkata: Dahulu manusia bertanya kepada Rasulullah tentang hal-hal yang baik tapi aku bertanya kepada beliau tentang hal-hal yang buruk agar jangan sampai menimpaku.
Aku bertanya: “Wahai Rasulullah, dahulu kami berada dalam keadaan jahiliyah dan kejelekan lalu Allah mendatangkan kebaikan (Islam,-pent) ini, apakah setelah kebaikan ini akan datang kejelekan?”
Beliau berkata: “Ya.”
Aku bertanya: “Dan apakah setelah kejelekan ini akan datang kebaikan?”
Beliau menjawab: “Ya, tetapi di dalamnya ada asap.”
Aku bertanya: “Apa asapnya itu?”
Beliau menjawab: “Suatu kaum yang membuat ajaran bukan dari ajaranku, dan menunjukkan (manusia) kepada selain petunjukku. Engkau akan mengenal mereka dan engkau akan memungkirinya.”
Aku bertanya: “Apakah setelah kebaikan ini akan datang kejelekan lagi?”
Beliau menjawab: ”Ya, (akan muncul) para dai-dai yang menyeru ke neraka jahannam. Barangsiapa yang menerima seruan mereka, maka merekapun akan menjerumuskan ke dalam neraka.”
Aku bertanya: “Ya Rasulullah, sebutkan cirri-ciri mereka kepada kami?”
Beliau menjawab: “Mereka dari kulit-kulit/golongan kita, dan berbicara dengan bahasa kita.”
Aku bertanya: “Apa yang anda perintahkan kepadaku jika aku temui keadaan seperti ini?”
Beliau menjawab: “Pegang erat-erat jama’ah kaum Muslimin dan imam mereka.”
Aku bertanya: “Bagaimana jika tidak ada imam dan jama’ah kaum Muslimin?”
Beliau menjawab:”Tinggalkan semua kelompok-kelompok sempalan itu, walaupun kau menggigit akar pohon hingga ajal mendatangimu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Perhatikan jawaban Rasulullah SAW, ketika shahabat Hudzaifah Al Yaman menanyakan kepada beliau saat terjadi zaman fitnah atau banyaknya para dai yang menyeru ke pintu-pintu neraka jahannam, Rasulullah SAW berkata:
"Pegang erat-erat jama’ah kaum Muslimin (Khilafah Daulah Islamiyah) dan imam mereka (Syaikh Abu Bakar Al Baghdadi)."
Alhamdulillah, setelah puluhan tahun hidup tanpa naungan Khilafah, maka saat ini, di hari ini, 29 Juni 2014, kaum Muslimin telah memiliki Khilafah dan imam mereka, yakni Khilafah Daulah Islamiyah (Islamic State) dengan Syaikh Abu Bakar Al Baghdadi hafizahullah sebagai imamnya. Allahu Akbar!
Simak video spektakuler "Terbitnya Khilafah Kembalinya Dinar Emas" dengan mengklik image ini:
.


EmoticonEmoticon